WORKSHOP TECHNOPRENHEUR PRODUK DESA OLEH UNISAN GORONTALO DI DESA PERMATA

Permata.desa.id_  Rabu(10/01/2018) bertempet di aula kantor desa diadakan Workshop Technopreneur(tecnologi berbasis kewirausahaan) Prodak desa . Kegiatan ini dilaksanakan oleh Mahasiswa KKLP Ichsan Gorontalo, karena ini merupakan Program Inti dalam daftar kegiatan mereka selama 1 bulan di desa permata. Workshop ini diikuti oleh Pemerintah Desa dan Masyarakat.

Pemateri dalam Kegiatan ini adalah Dosen dari Universitas Ichsan Gorontalo yakni Bapak Dr Ariawan, SE. M.Si  dan Bapak Syamsul, SE. M.Si

Tujuan dari workshop ini adalah peningkatan wawasan tentang pengembangan potensi desa dalam bidang pertanian, dan bisa meningkatkan pengetahuan bisnis berbasis teknologi,bisnis yang bisa meningkatkan wawasan dan menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan masyarakat

Menurut  Dr. Ariawan , SE kepraktisan mempromosikan Produk dalam transaksi teknologi dapat menghasilkan bisnis yang menghasilkan keuntungan yang besar,karena memotong banyak jalan Distribusi.  Dalam Technopreneurship adalah sebuah inovasi mencoba menemukan antara pengguna(User) prodak dengan Teknologi Kreatif sehingga terciptalah pasar. Kami  di Universitas Ichsan Gorontalo mempunyai aplikasi wab yang dapat mempromosikan prodak-prodak Desa.

kami siap mempromosikan prodak-prodak yang ada di Desa Permata ini, karena kami tau desa ini mempunyai prodak Unggulan tetapi belum dipasarkan secara luas karena masih terhambat dengan kurangnya pembeli dan susahnya untuk mempromosikan prodak ini, Ujarnya.

Selain itu Bapak Syamsul,SE. M.Si juga menambahkan,bahwa bisnis dengun menggunakan media Internet ini bisa memberikan keuntungan yang besar karena kita bisa menjalankan bisnis selama 24 jam tidak ada batasannya,modal kecil,dan hemat promosi. Jadi Kiranya kita bisa menggunakan Internet dengan baik dan bisa menghasilkan.

Untuk Promosi prodak Desa ini kami bisa membantu untuk mempromosikan,selain itu Desa permata juga sudah mempunyai Web Desa sendiri, jadi bisa lebih terbantu dalam hal promosi.akan tetapi Web Desa sifatnya umum jadi tidak bisa dipakai untuk mempromosikan terus menerus untuk prodak Desa,untuk web kampus kami itu memang Khusus aplikasi untuk mempromosikan prodak-prodak yang ada di daerah Gorontalo.

Dalam kalimat penutup Bapak Syamsul mengatakan “Technopreneur itu bukan pekerjaan tetapi sikap”. Karena siapapun ada potensi dan sangat bisa untuk menjadi technopreneur, entah apapun pekerjaannya. Technopreneur itu bukan sekedar teori, tapi aksi. Jadi tidak perlu mempelajari dengan panjang lebar, namun tidak ada wujud nyatanya.kenapa produk inovasi harus sesuai standar? Ada banyak sekali materinya, namun pada intinya agar produk yang kita kembangkan benar-benar berkualitas, bisa digunakan dan dapat berkompetisi dengan produk yang lain.

Kiranya workshop technopreneur ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Desa Permata, sehingga masyarakat bisa lebih banyak memproduksi produk Desa dari hasil Potensi yang ada di Desa permata ini. Dan kami siap membantu dalam hal Promosi.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan