MONITORING LTT PAJALE OLEH BAPAK BPPPSDMP DI DESA PERMATA

Permata.desa.id_ Kementrian Pertanian Telah Menetapkan sebelas arah Kebijakan Pembangunan Pertanian tahun 2015-2019 dengan Tujuan Utama untuk mencapai kemandirian pangan dan berkelanjutan sekaligus ramah lingkungan. Untuk mendukung tercapainya kemandirian pangan tersebut, telah dilakukan berbagai upaya, antara lain melalui pemberdayaan sumberdaya manusia pertanian pada kawasan sentra produksi sub sector tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, dan peternakan yang meliputi 7 (tujuh) komoditas strategis nasional yaitu :  padi, jagung, kedelai, tebu, aneka cabai, bawang, dan daging.

Untuk mencapai ketahanan pangan ini kementrian melakukan Upaya Mendorong Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dalam rangka Upsus Pajale. Upaya keras Kementrian Pertanian dalam mempertahankan Luas Tambah Tanam atau LTT  ini sebagai senjata dan amunisi untuk berhadapan dengan pihak-pihak yang Pro impor beras. Salah satu Upaya dengan mempertahankan LTT pada tingkat satu juta hektar perbulan untuk Khusus komoditas Padi.

Menjelaskan tentang penanaman padi yang benar kepada para petani

Bapak BPPSDMP RI Farhan A Rasyid Master Of Agriculture, dalam kunjungan kerjanya ini Menyampaikan bahwa Kami berjuang keras bersama –sama petani, penyuluh, dan aparat pertanian lainnya untuk mempertahankan tingkat minimal LTT padi sebagai benteng pertahanan dari tekanan impor beras.Untuk menjaga tidak dilakukankannya Impor beras maka harus ada sinergi dari beberapa pihak untuk menekan import beras dengan Perlunya di Tingkatkan kerja keras dan kerja sama dari semua lini, yaitu petani, penyuluh, dinas kabupaten, kementrian dan juga TNI yang selama ini cukup aktif dalam mengawal kegiatan upsus peningkatan produksi padi, sehingga target peningkatan produksi yang ditetapkan dapat terlampaui.

Dalam kesempatan ini juga Bapak kapusluh Menyempatkan melakukan kegiatan Tanam Padi dengan kelompok Tani Melati Karya, bersama Kepala Desa Permata dan Kepala BPP Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. Dalam kesempatan ini juga beliau menjelaskan cara menanam padi kepada Petani meskipun dengan waktu yang tidak terlalu lama.

Bapak Kapusluh juga mengajarkan kepada penyuluh bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan petani, beliau mengatakan kepada penyuluh bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan menggunakan teknologi yang ada dalam hal ini berupa Handphone. Handphone bisa di jadikan salah satu sarana untuk menjual hasil-hasil pertanian bukan hanya untuk selfie saja.Media social saat ini sangatlah banyak peminatnya maka dari itu kita gunakan untuk mempromosikan hasil-hasil pertanian maupun harganya. Dan diharapkan Penyuluh dapat mengupayakan adanya Koperasi petani dibawah binaan BPP. Agar Koperasi itu yang dapat menerima pasokan pasokan dari petani dan menjualnya kembali, ini juga untuk meminimalisir adanya tengkulak di desa.

Hal senada di ungkapkan Oleh Bapak Zulkifly Rauf selaku anggota kelompok tani melati karya, beliau menyampaikan bahwa sangat berterimakasih kepada bapak Kapusluh BPPSDMP RI yang bersedia datang di Desa Permata dan menyempatkan menanam padi serta memberikan sedikit penjelasan soal penanaman padi yang baik.Hal ini sangatlah bermanfaat untuk para petani dan sebuah dukungan yang tinggi kepada seluruh petani yang ada di desa permata. Mereka akan bekerja keras dalam melakukan pekerjaan sebagai petani padi. Mengingat juga Desa Permata termasuk dalam salah satu desa penghasil beras terbaik atau Lumbung beras yang ada di kecamatan paguyaman kabupaten boalemo. Trimakasih atas apresiasi Pusat untuk desa kami ini Khusunya bagi kami para petani padi.

Bapak Kapusluh di dampingi Bapak Kepala Desa Permata dan Bapak Kepala Bpp Kecaamatan paguyaman dan kelompok tani saat melakukan penanaman Padi

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan